✕

Navigasi Lengkap

⬅ KEMBALI

Korlantas Polri hadirkan layanan SIM hingga desa dan pesantren, DPN Elang Tiga Hambalang: pelayanan kepolisian harus semakin dekat dan mudah dijangkau rakyat!

Berita

Korlantas Polri hadirkan layanan SIM hingga desa dan pesantren, DPN Elang Tiga Hambalang: pelayanan kepolisian harus semakin dekat dan mudah dijangkau rakyat!

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — Minggu, 1 November 2026 ELANG TIGA HAMBALANG NEWS — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperkuat pelayanan publik melalui program SIM Komunitas bertajuk “Dekat, Cepat, Tepat” yang menghadirkan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) lebih dekat...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — Minggu, 1 November 2026

ELANG TIGA HAMBALANG NEWS — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperkuat pelayanan publik melalui program SIM Komunitas bertajuk “Dekat, Cepat, Tepat” yang menghadirkan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) lebih dekat dengan masyarakat, mulai dari desa, sekolah, kampus, komunitas, hingga pondok pesantren.

Program yang diumumkan pada 29 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian Operasi Patuh 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Langkah Korlantas Polri ini mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Elang Tiga Hambalang karena dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang mudah diakses, transparan, profesional, dan humanis.

Kehadiran layanan langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu warga yang selama ini menghadapi kendala jarak dan transportasi untuk mengakses pelayanan administrasi lalu lintas.

Korlantas Polri membawa pelayanan lebih dekat kepada masyarakat

Kasubdit SIM Korlantas Polri, Kombes Pol. Hilman Wijaya, menjelaskan bahwa program SIM Komunitas bertujuan memperluas akses pelayanan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas.

Pelayanan tersebut mencakup penerbitan SIM baru dan perpanjangan SIM A serta SIM C, dengan tetap mengikuti persyaratan dan prosedur yang berlaku.

Pemohon SIM baru tetap diwajibkan mengikuti ujian teori dan praktik sesuai standar. Sementara itu, perpanjangan SIM dilaksanakan melalui pemeriksaan dokumen serta tahapan kesehatan, psikologi, dan identifikasi sesuai ketentuan.

Korlantas Polri juga menekankan bahwa kemudahan pelayanan tidak boleh mengurangi standar keselamatan, transparansi biaya, maupun integritas petugas.

Program ini sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai peraturan lalu lintas, etika berkendara, dan pentingnya menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan.

Safrizal: pelayanan kepolisian yang baik harus dirasakan langsung oleh rakyat

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang, Safrizal, memberikan apresiasi melalui pernyataan yang disiapkan untuk publikasi terhadap langkah Korlantas Polri dalam memperluas jangkauan pelayanan administrasi lalu lintas.

“Kami memberikan apresiasi terhadap langkah Korlantas Polri yang menghadirkan pelayanan lebih dekat kepada masyarakat. Pelayanan publik yang baik bukan hanya menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi juga mampu menjangkau warga yang menghadapi keterbatasan akses.”

Safrizal menilai bahwa pelayanan yang mudah dijangkau merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Menurutnya, keberhasilan program pelayanan harus dilihat dari manfaat yang benar-benar dirasakan warga, termasuk kejelasan prosedur, transparansi biaya, dan kualitas pelayanan petugas.

“Kehadiran polisi harus memberikan kemudahan, rasa aman, dan kepastian pelayanan. Masyarakat berhak memperoleh pelayanan yang profesional, santun, dan tidak berbelit-belit.”

Safrizal juga menegaskan bahwa pelayanan SIM perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas.

“Keselamatan masyarakat harus tetap menjadi prioritas. Kemudahan memperoleh pelayanan administrasi tidak boleh mengurangi persyaratan kemampuan dan tanggung jawab setiap pengendara.”

Ganda Satria Dharma: kemudahan pelayanan harus disertai transparansi dan integritas

Sekretaris Jenderal DPN Elang Tiga Hambalang, Ganda Satria Dharma, mempertegas bahwa pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat perlu disertai pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan.

“Program pelayanan langsung kepada masyarakat merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, pelaksanaannya harus tetap mengutamakan transparansi, ketepatan prosedur, dan integritas seluruh personel yang bertugas.”

Ganda menilai bahwa masyarakat membutuhkan informasi yang jelas mengenai persyaratan, biaya resmi, lokasi pelayanan, serta mekanisme pengaduan.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan bahwa pelayanan di berbagai wilayah dilaksanakan dengan standar yang sama.

“Pelayanan yang cepat harus tetap sesuai aturan. Jangan sampai kemudahan pelayanan justru mengurangi kualitas pemeriksaan atau mengabaikan ketentuan keselamatan yang telah ditetapkan.”

Menurut Ganda, keberhasilan pelayanan kepolisian tidak hanya diukur dari banyaknya dokumen yang diterbitkan, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat dan kepatuhan terhadap prosedur.

“Kepercayaan rakyat dibangun melalui pelayanan nyata. Ketika masyarakat memperoleh pelayanan yang jelas, transparan, dan profesional, citra institusi kepolisian akan semakin baik.”

Operasi Patuh 2026 bukan hanya penegakan hukum

DPN Elang Tiga Hambalang memandang bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan publik.

Selain melakukan pengawasan dan penegakan hukum, jajaran Korlantas Polri juga memiliki peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Peningkatan kesadaran berlalu lintas perlu dibangun melalui pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami.

Masyarakat perlu mengetahui bahwa kepemilikan SIM bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi berkaitan dengan kompetensi dan tanggung jawab dalam berkendara.

Karena itu, program pelayanan SIM Komunitas diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

DPN Elang Tiga Hambalang: Polri yang dekat dengan masyarakat memperkuat kepercayaan publik

DPN Elang Tiga Hambalang berharap program pelayanan kepolisian yang menjangkau masyarakat secara langsung dapat terus dikembangkan dan dievaluasi berdasarkan kebutuhan di setiap wilayah.

Kegiatan pelayanan di desa, sekolah, kampus, dan pondok pesantren menunjukkan pentingnya pendekatan yang memperhatikan kondisi masyarakat.

Melalui pelayanan yang mudah diakses dan tetap sesuai ketentuan, kepolisian diharapkan semakin mampu menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh warga negara.

Pelayanan kepolisian yang profesional bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang keadilan, transparansi, keselamatan, dan kepastian hukum.

Ketika Polri semakin dekat dengan rakyat, kepercayaan masyarakat dapat semakin kuat dan keselamatan berlalu lintas menjadi tanggung jawab bersama.


Ketua Umum DPN Elang Tiga Hambalang: Safrizal

Sekretaris Jenderal DPN Elang Tiga Hambalang: Ganda Satria Dharma

Secret Link