CALL 110 DIGENCARKAN, POLRES KUTIM GASPOL KEJAR RESPON CEPAT — WARGA DIMINTA JANGAN LAMBAT LAPOR!
KUTAI TIMUR, 15 Mei 2026 – Polres Kutai Timur (Kutim) tancap gas mengintensifkan sosialisasi layanan darurat Call Center 110. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan strategi tegas untuk memangkas lambannya respon terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui patroli...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

KUTAI TIMUR, 15 Mei 2026 – Polres Kutai Timur (Kutim) tancap gas mengintensifkan sosialisasi layanan darurat Call Center 110. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan strategi tegas untuk memangkas lambannya respon terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui patroli dialogis hingga sambang langsung ke warga, personel kepolisian turun ke lapangan mengedukasi masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan 110 saat situasi darurat terjadi. Pesannya jelas: jangan tunggu parah, segera lapor!
Layanan Call Center 110 sendiri merupakan jalur cepat pengaduan masyarakat yang aktif 24 jam penuh dan gratis tanpa biaya. Dari laporan kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan keamanan lainnya—semua bisa langsung ditangani hanya dengan satu panggilan.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa layanan ini adalah wajah baru Polri yang dituntut bergerak cepat, responsif, dan hadir nyata di tengah masyarakat.
“Kami tidak ingin ada lagi keterlambatan penanganan. Begitu masyarakat hubungi 110, personel kami harus langsung bergerak. Ini komitmen kami,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa layanan 110 bukan hanya alat bantu, tapi senjata utama dalam membangun komunikasi cepat antara warga dan kepolisian. Setiap laporan yang masuk akan menjadi dasar tindakan cepat di lapangan.
Namun, Kapolres memberi peringatan keras: layanan ini bukan untuk main-main.
“Gunakan secara bijak. Jangan disalahgunakan. Prioritaskan warga yang benar-benar butuh bantuan. Kalau darurat, jangan ragu—langsung call 110!” tandasnya.
Dengan langkah agresif ini, Polres Kutai Timur ingin memastikan satu hal: tidak ada ruang bagi kejahatan berkembang karena lambatnya respon. Polisi siap, masyarakat pun dituntut sigap.