Navigasi Lengkap

⬅ KEMBALI

300 Hari Pimpin Polrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Paparkan Penurunan Angka Kejahatan dan Ratusan Kasus Berhasil Diungkap

Opini

300 Hari Pimpin Polrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Paparkan Penurunan Angka Kejahatan dan Ratusan Kasus Berhasil Diungkap

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Elang3tribratanews, ||®MEDAN – Memasuki 300 hari masa kepemimpinannya sebagai Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., memaparkan capaian kinerja jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Medan dan sekitarnya. Dalam konferensi pers yang digelar...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

Elang3tribratanews, ||®MEDAN – Memasuki 300 hari masa kepemimpinannya sebagai Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., memaparkan capaian kinerja jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Satreskrim Polrestabes Medan, Selasa (4/8/2026), Jean Calvijn menyampaikan bahwa sejak mulai menjabat pada 9 Oktober 2025 hingga 4 Agustus 2026, Polrestabes Medan berhasil menekan angka kejahatan jalanan sebesar 15 persen atau sebanyak 729 kasus dibandingkan periode sebelumnya.

Menurutnya, penurunan angka kriminalitas tersebut merupakan hasil dari strategi yang mengedepankan langkah preventif dan represif secara seimbang, melalui peningkatan patroli, penguatan fungsi intelijen, respons cepat terhadap laporan masyarakat, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan.

“Tujuan utama kami bukan hanya menangkap pelaku kejahatan, tetapi memastikan masyarakat tidak lagi menjadi korban. Pencegahan merupakan indikator penting dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Jean Calvijn dalam paparannya.

Selain penurunan angka kriminalitas, Polrestabes Medan juga mencatat keberhasilan dalam pengungkapan berbagai tindak pidana. Selama kurun waktu 300 hari, sebanyak 716 perkara kejahatan jalanan berhasil diungkap dengan total 906 tersangka diamankan.

Dari jumlah tersebut, perkara pencurian dengan pemberatan (curat) masih mendominasi dengan 493 kasus dan 615 tersangka. Selanjutnya, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 145 kasus dengan 169 tersangka, serta pencurian dengan kekerasan (curas) sebanyak 78 kasus dengan 122 tersangka.

Tidak hanya itu, jajaran Satreskrim Polrestabes Medan juga berhasil mengungkap 119 kasus pencurian besi dan kayu atau yang dikenal sebagai kasus “rayap besi” dan “rayap kayu”, dengan mengamankan 188 tersangka.

Sementara itu, penindakan terhadap aksi geng motor juga menjadi salah satu fokus kepolisian. Selama periode tersebut, sebanyak 28 perkara berhasil diungkap dengan total 55 tersangka yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana, mulai dari penganiayaan, tawuran hingga aksi kriminal lainnya.

Dalam kesempatan itu, Jean Calvijn mengakui masih terdapat sejumlah wilayah yang memerlukan perhatian khusus, salah satunya Kecamatan Percut Sei Tuan yang masih mencatat tingkat kriminalitas relatif tinggi. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran meningkatkan patroli, memperkuat kehadiran polisi di lapangan, serta membangun sinergi dengan masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak pidana.

Kapolrestabes juga menyampaikan bahwa selama pelaksanaan tugas, pihaknya melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap 57 tersangka yang melakukan perlawanan saat hendak diamankan. Dari jumlah tersebut, 14 orang diketahui merupakan residivis.

Selain memaparkan refleksi 300 hari kerja, Polrestabes Medan juga menyampaikan hasil pelaksanaan Operasi Pekat Toba 2026 yang menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat, seperti premanisme, perjudian, peredaran minuman keras ilegal, prostitusi, hingga tindak pidana lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Jean Calvijn menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih selama 300 hari terakhir bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Menurutnya, tantangan penegakan hukum di wilayah hukum Polrestabes Medan masih cukup kompleks dan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penegakan hukum akan terus dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan, seiring dengan upaya pencegahan agar angka kriminalitas di Kota Medan terus menurun,” kata Jean Calvijn.

Refleksi 300 hari kepemimpinan Kapolrestabes Medan tersebut menjadi momentum evaluasi atas berbagai langkah yang telah dilakukan sekaligus menjadi pijakan bagi Polrestabes Medan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat penegakan hukum, dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.
Syukur .s